Bandara Sultan Thaha (DJB)
Gerbang Modern di Jantung “Sepucuk Jambi Sembilan Lurah”
Mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB) adalah pintu gerbang Anda menuju Jambi, sebuah provinsi di jantung Sumatera yang menyimpan jejak peradaban Melayu kuno dan kekayaan alam yang luar biasa.
Dinamai menurut seorang pahlawan nasional yang gigih berjuang, bandara ini adalah titik awal yang sempurna untuk menjelajahi peninggalan Kerajaan Melayu Kuno dan keindahan alam Jambi. Mari kita telusuri panduan lengkap, fakta unik, dan cita rasa khas yang menanti Anda bersama www.cektiket.com.
Di Balik Nama Sultan Thaha: Pahlawan Terakhir Jambi
Nama bandara ini diabadikan untuk menghormati Sultan Thaha Syaifuddin, seorang Pahlawan Nasional Indonesia dan merupakan sultan terakhir dari Kesultanan Jambi. Beliau dikenal karena perjuangannya yang sangat gigih dan tanpa kompromi dalam melawan invasi kolonial Belanda selama lebih dari 46 tahun.
Sultan Thaha menolak segala bentuk perjanjian yang merugikan kedaulatan rakyatnya dan memilih untuk memimpin perang gerilya dari pedalaman. Kegigihannya dalam berjuang hingga gugur di usia senja menjadikannya simbol perlawanan dan semangat kemerdekaan bagi masyarakat Jambi.

Sejarah Bandara: Dari Paalmerah ke Terminal Modern
Cikal bakal bandara ini adalah sebuah lapangan terbang peninggalan masa kolonial yang berlokasi di daerah Paalmerah. Selama bertahun-tahun, fasilitasnya sangat sederhana dan tidak mampu lagi menampung pertumbuhan penumpang yang semakin meningkat.
Menyadari pentingnya konektivitas untuk mendorong ekonomi daerah, pemerintah melakukan pembangunan dan modernisasi besar-besaran. Puncaknya adalah peresmian terminal baru yang jauh lebih modern dan luas pada tahun 2016. Terminal baru inilah yang mengangkat citra Bandara Sultan Thaha menjadi salah satu bandara modern di Sumatra.
Fakta Unik Bandara Sultan Thaha Jambi
- Terminal Baru dengan Konsep “Zoo Airport” Ini adalah keunikan utama dari terminal baru Bandara Sultan Thaha. Mengusung konsep bandara kebun binatang, di dalam area bandara terdapat taman di mana pengunjung bisa melihat beberapa satwa. Ini adalah bandara pertama di Indonesia dengan konsep semacam ini.
- Arsitektur Terinspirasi dari Kain Lokal Desain interior terminal baru ini mengadopsi motif “Kain Angso Duo”, kain tradisional khas Jambi. Motif angsa berhadapan ini melambangkan kerja keras dan harmoni.
- Asal-usul Kode IATA “DJB” Kode bandara DJB adalah singkatan yang berasal dari nama kota yang dilayaninya, yaitu Djambi, menggunakan ejaan lama.
- Dikelola oleh Angkasa Pura II: Menjamin standar pelayanan dan fasilitas yang profesional.
- Gerbang Menuju Situs Muaro Jambi: Bandara ini adalah pintu masuk terdekat bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kompleks percandian Buddha terluas di Asia Tenggara, yaitu Candi Muaro Jambi.
- Peningkatan Kapasitas Signifikan: Terminal baru ini meningkatkan kapasitas bandara hingga lebih dari 1.6 juta penumpang per tahun, sebuah lompatan besar dari terminal lama.
- Lokasi Strategis: Terletak di selatan Kota Jambi, bandara ini mudah diakses dari pusat kota dan area bisnis.
Gerbang Menuju Cita Rasa Khas Jambi
Kuliner Jambi memiliki cita rasa Melayu yang khas dengan beberapa hidangan unik.
- Tempoyak Ikan Patin: Hidangan gulai ikan patin yang dimasak dengan bumbu pedas dan tempoyak, yaitu daging buah durian yang difermentasi. Rasanya yang asam, pedas, dan unik sangat menggugah selera.
- Nasi Gemuk: Mirip dengan nasi uduk atau nasi lemak. Nasi yang dimasak dengan santan dan daun pandan, disajikan dengan lauk seperti telur, ikan teri, dan sambal.
- Gulai Talang: Gulai daging (biasanya kerbau atau sapi) yang dimasak tanpa santan, menghasilkan kuah bening yang segar namun kaya akan rempah.
Jelajahi Negeri Melayu Kuno: Tur Ikonik dari Jambi
Mendarat di Bandara Sultan Thaha (DJB) adalah pintu gerbang Anda menuju Jambi, sebuah provinsi di jantung Sumatera yang menyimpan jejak peradaban Melayu kuno dan kekayaan alam yang luar biasa. Dari kompleks candi Buddha terbesar di Asia Tenggara hingga puncak tertinggi di Sumatera, Jambi menawarkan petualangan yang otentik dan tak terlupakan.
Menelusuri Jejak Sriwijaya (Tur Candi Muaro Jambi)
Ini adalah destinasi wisata paling penting dan wajib dikunjungi di Jambi. Perjalanan sekitar 1 jam dari Bandara Sultan Thaha Jambi akan membawa Anda ke kawasan Candi Muaro Jambi, kompleks percandian Buddha terluas di Asia Tenggara dan peninggalan agung Kerajaan Sriwijaya.
- Tur Sehari Penuh Candi Muaro Jambi: Perjalanan sekitar 1 jam dari kota akan membawa Anda ke kawasan yang luas dan tenang ini. Jelajahi candi-candi bata merah yang megah seperti Candi Gumpung dan Candi Tinggi. Cara terbaik untuk berkeliling kompleks yang luas ini adalah dengan menyewa sepeda.
- Kunjungan ke Museum Situs: Pelajari lebih dalam tentang sejarah dan artefak yang ditemukan di kawasan candi di museum yang tersedia di lokasi.
Petualangan ke Atap Sumatera (Trekking Gunung Kerinci)
Bagi para petualang sejati, Jambi adalah salah satu titik awal untuk menaklukkan Gunung Kerinci, gunung berapi tertinggi di Indonesia (3.805 mdpl).
- Paket Trekking 3 Hari 2 Malam Gunung Kerinci: Tur ini biasanya mencakup transportasi darat dari Jambi ke Kersik Tuo (pintu masuk pendakian), pemandu, porter, dan perlengkapan berkemah. Anda akan merasakan pengalaman mendaki melewati hutan tropis lebat menuju puncak untuk menyaksikan pemandangan “negeri di atas awan” yang spektakuler.
Pesona Kota Jambi & Sungai Batanghari
Nikmati suasana ibu kota Provinsi Jambi yang dibelah oleh sungai terpanjang di Sumatera. Dari Bandara Sultan Thaha Jambi, Anda bisa langsung menuju Jembatan Gentala Arasy yang ikonik untuk menikmati pemandangan Sungai Batanghari, terutama saat senja.
- Jembatan Gentala Arasy & Menara Jam: Kunjungi ikon modern Kota Jambi, sebuah jembatan pejalan kaki yang artistik di atas Sungai Batanghari. Di ujung jembatan terdapat menara jam yang juga berfungsi sebagai museum mini kebudayaan Islam.
- Susur Sungai Batanghari: Sewa perahu tradisional (ketek) pada sore hari untuk menikmati pemandangan kota dari atas air dan melihat aktivitas masyarakat di tepi sungai.
- Wisata Kuliner: Jangan tinggalkan Jambi sebelum mencicipi Tempoyak Ikan Patin (gulai ikan dengan durian fermentasi) yang khas dan sarapan Nasi Gemuk yang gurih.
Kebebasan Eksplorasi (Sewa Mobil & Transfer)
- Sewa Mobil Pribadi dengan Sopir: Ini adalah cara paling nyaman untuk melakukan tur ke Candi Muaro Jambi atau berkeliling kota. Anda bisa memesan layanan antar-jemput pribadi yang siap menunggu setibanya di Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB) dan langsung mengantar ke hotel.
- Transfer Bandara Privat: Mulai perjalanan Anda di Jambi dengan layanan antar-jemput pribadi dari Bandara Sultan Thaha (DJB) langsung ke hotel Anda.
Panduan Praktis & Akomodasi
- Transportasi: Tersedia bus DAMRI, taksi, dan transportasi online untuk mengantar Anda ke pusat Kota Jambi.
- Akomodasi: Jambi memiliki pilihan hotel yang beragam, terutama hotel bisnis yang nyaman di pusat kota.
Mendarat di Tanah Melayu Kuno
Dengan terminal baru yang modern dan konektivitas yang terus membaik, Bandara Sultan Thaha Jambi adalah gerbang yang nyaman dan efisien untuk memulai penjelajahan Anda di Negeri Melayu Kuno yang kaya akan sejarah dan alam.
Pesan tiket pesawat Anda ke Jambi (DJB) dan temukan hotel terbaik hanya di cektiket.com






